Keuntungan Berinvestasi di Startup

0
1474
Keuntungan berinvestasi pada startup

Dunia teknologi informasi di Indonesia saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat, terutama di bidang startup. Hal ini ditandai dengan banyaknya kejadian investasi atau akuisisi perusahaan startup di Indonesia selama tahun 2010-2017, termasuk akuisisi startup e-commerce Kudo oleh Grab pada bulan April yang lalu serta akuisisi Lazada oleh Alibaba tahun 2016 lalu. Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah yang membuat investor berbondong-bondong berinvestasi di perusahaan-perusahaan startup? Apakah perusahaan-perusahaan startup ini mendatangkan keuntungan besar bagi investor? Jawabannya bisa iya, bisa tidak.

Investasi pada Perusahaan Startup

Berinvestasi pada perusahaan startup dianggap sebagai investasi yang tergolong high risk high return, sebab startup kebanyakan membutuhkan jangka waktu yang lama hingga memperoleh keuntungan. Investasi yang dilakukan pada perusahaan startup biasanya menggunakan skema investasi dalam bentuk penyertaan modal dengan kompensasi berupa kepemilikan saham di perusahaan startup terkait. Dengan skema ini, investor mendapat keuntungan utamanya melalui capital gain berupa pertambahan nilai startup dari waktu ke waktu sehingga ketika startup atau saham di startup tersebut dijual, harga jualnya dapat jauh melebihi nilai investasi awal investor, sehingga investor dapat memperoleh keuntungan berkali-lipat . Selain itu, apabila startup tersebut telah mencetak laba usaha, maka laba tersebut akan dibagikan dalam bentuk dividen kepada pemegang sahamnya, termasuk kepada investor selaku pemegang saham pada startup tersebut.

Keuntungan tersebut yang membuat para investor yang sudah familiar dengan bisnis digital menjadi lebih berani untuk menanamkan dananya di perusahaan startup. Inilah yang menjadikan investor dari dalam dan luar negeri berbondong-bondong mencari startup di Indonesia sebagai tempat berinvestasi.

Kondisi di atas mungkin menimbulkan pertanyaan, mengapa masyarakat Indonesia, khususnya dari kelas menengah atas yang mempunyai dana lebih untuk diinvestasikan, belum banyak berinvestasi di startup? Kemungkinan besar fakta di atas terjadi karena kurangnya informasi atau komunikasi antara kedua belah pihak. Pengusaha startup tidak mengetahui bahwa banyak masyarakat lokal yang ingin berinvestasi di startup, dan sebaliknya masyarakat lokal tidak dapat menemukan perusahaan startup lokal yang diminati. Dengan demikian, peningkatan hubungan antara kedua belah pihak menjadi kunci untuk menjalin kerjasama.

Akseleran sebagai Jembatan antara Investor dan Startup

Akseleran menyadari adanya permasalahan funding gap tersebut dan menawarkan solusi mudah untuk menjembatani antara investor dan startup/UKM. Akseleran sebagai portal equity crowdfunding menyediakan sarana bagi startup, usaha tahap awal dan UKM untuk menggalang dana sebagai modal untuk memulai atau mengembangkan usahanya dari perorangan atau institusi yang ingin berinvestasi pada usaha tersebut. Proses investasi di startup kini menjadi sangat mudah. Tidak perlu takut dengan risiko saat berinvestasi pada usaha startup, karena Akseleran telah berkomitmen untuk memitigasi risiko tersebut. Kampanye penggalangan dana oleh startup yang Anda temukan di Akseleran sudah melewati seleksi dan uji tuntas hukum dan keuangan terbatas (limited legal and financial due diligence), untuk memitigasi risiko adanya informasi material yang menyesatkan. Anda juga dapat mempelajari risiko-risiko dalam berinvestasi melalui portal Akseleran.

Jadi tunggu apa lagi, pelajari cara berinvestasi dengan equity crowdfunding di akseleran.com/page/cara-investasi dan ambil kesempatan berinvestasi pada startup sekarang juga melalui portal equity crowdfunding Akseleran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here