Cara Memilih Investasi Online yang Aman dan Terpercaya

0
1195
Akseleran_Article_Featured_Image_1366x768_investasionline

Salah satu cara efektif untuk melipatgandakan uang yang Anda miliki adalah dengan melakukan investasi. Banyak jenis investasi muncul dengan tawaran keunggulan yang berbeda-beda. Belakangan, mulai muncul investasi online yang tak hanya menawarkan keuntungan menarik tetapi juga aplikasi yang mempermudah proses transaksi.

Metode yang ditawarkan lembaga investasi online biasanya dikenal dengan istilah crowdfunding. Istilah ini merujuk kepada dana yang dihimpun dari banyak orang (crowd) untuk mendanai kebutuhan tertentu (funding).

Umumnya situs crowdfunding menawarkan pendanaan untuk kampanye politik, pembuatan film, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) hingga kebutuhan untuk riset pendidikan. Sejumlah imbalan akan diberikan kepada mereka yang menghimpun dananya atau dengan kata lain menjadi investor. Misalnya menukar dana segar dengan kepemilikan saham perusahaan yang dibantu atau memberikan pinjaman dengan imbalan bunga.

Cara Memilih Investasi Online Terpercaya

Produk investasi berbasis online ini memang masih belum begitu terkenal di Indonesia. Namun bagi Anda yang akrab dan terbiasa bekerja dengan gadget dan  perangkat mobile, tak ada salahnya untuk mulai mencoba investasi ini.

Meskipun kelihatannya mudah, tetapi Anda harus tetap berhati-hati karena masih ada oknum investor nakal yang menawarkan investasi bodong. Berikut beberapa cara yang bisa Anda ikuti agar investasi yang Anda pilih aman dan terjamin.

  1. Keuntungan yang Wajar

Syarat utama untuk memilih tempat investasi yang aman adalah tawaran keuntungan yang wajar. Bila Anda menemukan tempat investasi yang menjanjikan imbal hasil yang tinggi dalam waktu singkat, alangkah baiknya berhati-hati.

Imbal hasil wajar yang diperoleh dari beberapa produk investasi umum seperti surat utang, saham atau reksa dana biasanya berada pada angka 10 hingga 20 persen setiap tahunnya. Artinya bila dirata-rata, keuntungan tiap bulan pun masih di bawah angka 2 persen.

Banyak lembaga investasi bodong menawarkan imbalan hasil tinggi dalam waktu singkat. Misalnya bunga 5 persen per bulan atau setara 60 persen per tahun. Tentu hal tersebut masuk kategori tidak wajar. Sama seperti halnya memelihara tanaman, investasi juga butuh waktu dan proses untuk menghasilkan buah.

  1. Aspek Legalitas

Sebelum memutuskan tempat investasi online dana Anda, pastikan perusahaan tersebut memiliki keabsahan legalitas baik dari segi lembaga maupun produk yang ditawarkan.

Lembaga yang legal biasanya telah berbadan hukum dan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal yang sama juga berlaku bagi produk investasi yang ditawarkan. Biasanya keterangan mengenai persetujuan OJK telah disertakan dalam situs resmi perusahaan.

Agar lebih meyakinkan, Anda dapat melakukan verifikasi dengan datang langsung ke kantor OJK. Selain itu, bila Anda mencurigai keberadaan lembaga investasi bodong, Anda juga dapat melaporkannya langsung. OJK nantinya akan melakukan verifikasi dan melakukan pembekuan kepada lembaga-lembaga yang terbukti ilegal. Dengan demikian Anda turut mencegah bertambahnya korban penipuan.

Untuk Fintech, silahkan cek website resmi OJK untuk melihat perusahaan apa saja yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

  1. Paham Produk dan Skema Investasi

Lembaga legal yang menawarkan investasi pasti paham benar dengan produk investasi yang mereka tawarkan. Calon pelanggan akan mendapat penjelasan secara rinci mengenai produk yang dimiliki. Paparan yang diberikan juga tidak mengambang dan jelas. Mulai dari besaran dana investasi, aliran dana hingga besar imbalan yang dapat diterima oleh investor.

Cermati pula skema investasi yang ditawarkan lembaga investasi online. Biasanya lembaga yang tidak sah menggunakan skema Ponzi. Skema ini sudah banyak memakan korban di Indonesia.

Meskipun tidak diungkapkan secara gamblang, beberapa ciri umum skema Ponzi yang dapat Anda identifikasi. Salah satunya adalah imbal hasil investor berasal dari uang investor sendiri atau dalam hal ini keuntungan baru dibayarkan bila Anda mendapatkan investor baru.

Biasanya perusahaan seperti ini mewajibkan setiap investor yang telah terdaftar mencari investor. Alasannya untuk membangun perusahaan secara bersama-sama.

Untuk membuat Anda tertarik, mereka akan menjanjikan bonus berupa uang tunai setiap kali ada tambahan investor baru. Imbalan akan semakin meningkat bila Anda mencapai target tertentu. Jadi sebenarnya dalam skema ini tidak ada proses perputaran uang yang sehat. Kerugian bisa Anda alami bila tak ada lagi investor baru  yang ingin bergabung. Perusahaan bisa bangkrut dan dana Anda pun ikut lenyap.

  1. Struktur Organisasi Jelas

Lembaga investasi yang kredibel memiliki struktur organisasi dan kepemilikan yang jelas. Menjadi nilai tambah apabila orang-orang yang mengisinya memiliki latar belakang investasi yang mumpuni. Telusuri rekam jejak perusahaan melalui internet. Biasanya informasi dan review bagus akan muncul bila perusahaan terbukti memiliki reputasi yang baik.

Karena berbasis online, perusahaan bisa menyertakan informasi tersebut pada situs resmi mereka. Disamping itu, keterangan mengenai alamat kantor secara fisik pun harus tersedia. Untuk memastikan kebenaran lembaga tersebut, lakukan survei ke lokasi terlebih dahulu sebelum menginvestasikan uang Anda.

Demikianlah cara-cara yang bisa Anda terapkan agar dapat memilih investasi online yang aman serta terjamin. Bersikaplah cerdas dan teliti sebelum berinvestasi agar dana Anda dapat menghasilkan untung yang setimpal.

Akseleran menawarkan peluang investasi peer-to-peer (p2p) lending yang sudah sesuai dengan 4 kriteria di atas. Jangan ragu lagi, cek peluang investasi p2p lending Akseleran sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here